Senin, 12 September 2011

Story Of Us..

Part I


Kupikir pagi ini cuaca akan cerah , begitu banyak rencana yang telah ku buat untuk hari ini , tapi ternyata  cuaca tidak bersahabat pagi ini. Hujan deras disertai angin yang kencang. Aku hanya bisa duduk dipinggir kamarku melihat dari jendela betapa derasnya hujan yang membasahi jalan. "ehm,sepertinya sepanjang hari ini akan diguyur hujan" ujarku dalam hati. Telah banyak rencana yang kubuat hari ini. Rencananya aku akan menghabiskan hariku dengan sahabat-sahabatku. Tapi rencana itu terpaksa di undur karena hujan.
Aku masih memandangi hujan di pagi itu. Entah kenapa banyak sekali hal yang ku pikirkan. Aku teringat akan dulu waktu aku masih kelas 5 SD.Aku mempunyai beberapa teman main dulu, aku putri yang usianya paling Muda, Ita, ziah,dan fatma yang usianya paling tua. Kita paling senang bermain barbie . Hampir setiap sore kita bermain barbie bersama.
Ketika Aku naik kekelas 6SD, Ziah yang sudah duduk dibangku SMP memperkenalkanku pada temannya yang bernama Candra.Candra teman satu sekolah dengan ziah. Semenjak Ziah memperkenalkanku dengan Candra , Aku dan candra jadi semakin dekat sampai akhirnya candra meminta aku jadi pacarnya. Tentu saja aku menjawab "ia". Aku sebenarnya tidak tahu apa yang ku lakukan. Aku masih kelas 6 SD , aku tidak mengerti apa itu cinta. Aku dan candra resmi jadian. Aku sama sekali belum terlalu paham apa itu kata pacaran dan sepertinya candra juga masih belum paham hubungan macam apa yang kami jalani.
Teman-teman ku yang usianya dan pergaulannya lebih dariku mengajarkanku ," kalau yang namanya orang pacaran itu , setiap malam minggu pasti jalan berdua,Pegangan tangan , yang cowok ngerangkul yang cewek,terus kalau udah mau pulang mereka saling memberikan ciuman". Entah darimana mereka mempelajari hal-hal seperti itu, Tapi aku mengikuti pelajaran mereka.
 Waktu malam minggu pertama aku dan Candra. Kita Jalan berdua ke taman , Candra menggenggam tanganku. "setelah ini pasti candra merangkul aku" ujarku dalam hati , Cukup lama aku menunggu candra merangkul ku .Akhirnya kita duduk di taman,dan candra merangkul bahuku.dan suasana jadi sangat canggung.Aku tak tahu harus berbuat apa,Mataku tak henti melihat sekitar,ditaman itu banyak orang dewasa yang pacaran juga . Mungkin candra juga tak tahu apa yang harus dia lakukan , suasana sepi , aku merasa sudah lama sekali aku duduk di taman tanpa berbicara satu kata pun.Sekian lama kami duduk di taman ,akhirnya candra bersuara "Pulang yuk dah malem" Aku hanya menundukan kepala.
Sepanjang perjalanan pulang candra tidak melepaskan genggaman tangannya kepadaku. Sampailah kami di depan rumahku , aku teringat perkataan teman-temanku, dan dalam hati ku berkata "Pasti setelah ini candra cium aku". Tiba-tiba candra meendekatkan badannya , karena badannya yang lebih tinggi dariku ia membungkukan badannya sehingga wajahnya sangat dekat dengan wajahku. Jantungku berdegup kencang, "Ya TUHAN candra mau cium aku" teriak ku dalam hati. "Malam minggu besok kita pacarannya sambil main game aja ya"Ujar candra sambil tersenyum dan dia langsung pergi. Aku langsung syok, kupikir candra mau cium aku. Hatiku tiba-tiba berontak,"ini ga bener ,seharusnya candra cium aku, kita kan pacaran" dengan lugunya aku berpikir seperti itu. "Candra!" Aku memanggil candra  yang belum terlalu jauh aku berlari menghampiri candra. Dan aku mencium pipi candra sambil memegang tangannya.
Reaksi candra hanya terdiam dankaget. "Kamu cium aku?" tanya candra dengan wajah kaget. " Itukan yang harusnya di lakukan klau orang pacaran" Jawabku dengan percaya diri. Candra tersenyum lebar, dan aku langsung pergi menunggalkan candra.
Tapi sangat tak kusangka, Hari itu menjadi malam minggu pertama dan tarakhir aku dengan candra.Entah kemana dia pergi tak ada yang tahu. Menurut informasi yang kudapat dia pindah dan tak ada yang tau dia pindah kemana. Aku tak mengerti waktu itu, kenapa hatiku terasa sesak dan sakit sekali. Sepanjang hari aku menangis.Hingga saat ini aku masih mengeluarkan air mata jika mengingatnya. saat itu untuk pertama kalinya ada seorang pria yang menggenggam tanganku, merangkulku dan untuk pertama kalinya ku menciumnya.
Air mataku jatuh , sama seperti derasnya air hujan hari ini yang jatuh membahasi bumi. Ku memandangi hujan , tanpa tersadar ku berkata " Candra kamu kemana?"  dulu sebelum akhirnya keluargaku memutuskan untuk pindah rumah aku sempat mencari candra, aku pindah waktu aku SMP. Aku mencari cari candra , mencari informasi keteman-teman candra tapi nihil.
"Putri, ada temanmu nih datang" Teriak mama memanggilku.aku langsung terbangun dari lamunanku,dan beranjak ke bawah . Ternyata Witri sahabatku dari aku SMA dan sampai sekarang aku duduk di bangku kuliah. Witri tidak melanjutkan studynya sampai bangku kuliah . Tapi kita tetap berteman baik. Berbeda dengan jalinan pertemananku dengan sahabat-sahabat kecilku. Semenjak aku pindah kita jadi berjalan masing-masing tanpa ada komunikasi. Berita terakhir yang ku dengar Fatma pindah ke luar kota dan Ziah sudah menikah dan sedang hamil.
“Hai witri , Kekamarku aja yuk?!” Ujarku
“Gara-gara hujan ni kta ga jadi kumpul-kumpul bareng sama anak-anak yang lain” Kataku . Witri hanya membalas dengan senyum.Aku tahu pasti witri sedang stress berat,Karena dia sedang mempersiapkan pernikahannya yang tinggal 3 bulan lagi.
“aku pusing ni, sampai sekarang aku belum nemuin gedung yang kosong buat bulan desember nanti.” Ujar witri mengeluh
“Sabar, nanati aku Bantu cari” Kataku.
Aku mengambil laptop dan mulai berkutik dengan dunia maya.Aku sangat senang berkutik dengan dunia maya . Facebook,Twitter,Myspace,Blogger,Heello, dan masih banyak lagi. Sanagt banyak hal-hal positif yang bisa kita nikmati dari dunia jejaring social. Gara-gara facebook aku bisa berkomunikasi lagi dengan teman-teman masa kecilku. Terutama Ziah. Sudah hampir 2bulan aku berteman dengannya di facebook.
“Duh Repot ni si babyku” Status Ziah hari ini yang muncul di TimeLine facebookku di statusnya ada satu comment. “Liat ah’ “ kataku dalam hati.
“cie yang dah punya baby , lagi repot ia , haha” ini comment di statusnya ziah , Ku arahkan kursorku kearah pengirim comment itu. “Cacand” nama pengirim comment itu. Setelah beberapa lama menunggu loading, Akhirnya profil dari cacand terbuka.setelah melihat profil picturenya aku kaget dan ga yakin “Oh My God!” teriakku. “kenapa put?” Tanya witri heran sambil melihat kea rah laptop.
Perasaanku sangat gusar dan panic. Aku langsung melihat foto-fotonya. Setelah melihat beberapa fotonya aku jadi yakin, “ini facebooknya candra!” Witri terlihat bingung , “candra siapa put?” Tanya witri , Aku samasekali tidak merespon pertanyaan-pertanyaan witri. Aku terus antusias melihat foto-foto yang ada di facebook cacand yang aku yakini itu candra.
Pada saat aku terus mengarahkan kursorku kearah next, Aku melihat salah satu fotonya candra sedan merangkul seorang wanita. Setelah foto itu ternyata masih banyak foto candra bersama wanita itu. Aku terdiam , Entah kenapa aku mengeluarkan air mata Hatiku terasa sesak dan sakit sekali , persis rasanya seperti waktu itu , 9th yang lalu. Witri menepuk-nepuk pundakku sambil berkata “Put,put Kamu kenapa?” Aku langsung memeluk witri, “Candra Cinta Pertama gw!” Teriakku sambil menangis di pelukan witri. Tentu saja witri bingung, dia hanya bisa menghiburku dengan kata-kata sabar.

Bersambung ....


Minggu, 22 Mei 2011

Hati Sang Remaja Ini

Hatiku terasa galau dan  kacau,
Perasan ini terasa tak pantas ku rasakan
Perasaan yang ku gantungkan pada seseorang yang jauh lebih dari ku
Angan-angan ku melayang disaat ku mengkhayalkannya
Di saat ku memikirkannya , ku mengagumi menyukai mencintai hatinya bukan raganya
Hatinya , caranya ,tatapannya  begitu dalam dan begitu hangat ku rasakan
Seandainya dewa dan para peri-peri cinta menyanggupi permohonan remaja baru seperti diriku ini
aku ingin selalu bersamanya, walau ku tahu bagi dewa dan para peri-peri cintanya ini tak mudah,
 karena terlalu kokoh,kuat ,tinggi dan panjang tembok yang menghalangi dan walaupun aku tak tahu perasaannya padaku sama atau  hanya kebodohanku yang mencintainya tanpa ia mencintaiku,`
Aku ingin para burung merpati mengirimkan note cintaku kepadanya
Aku ingin ia mengetahuinya dan membukakan gerbang hatinya kepadaku
Semoga . .
Semoga dirinya dapat kuraih dan ku miliki dengan mudah dan untuk selamanya. . . .
Agar hati sang remaja ini bahagia tanpa ada tangisan yang menyertainnya .