I . . .
Ingin diri dan hati ini keluar dari sesatnya keegoisan cinta dan dari
keserakahan hati yang terlalu memaksakan keadaan. Berdiri dan bahagia bersama
kekasih diatas ketidaktahuan seorang wanita yang juga memiliki kekasih yg sama.Begitu
egois dan sangat tidak realistis.
Awalnya memang tidak akan pernah terpikirkan oleh seorang wanita untuk
menyakiti hati wanita lain.
Namun pesona dan tutur halus seorang pria dapat meluluhkan kepekaan
wanita terhadap sesama.
Tak takut akan karma membuatku melanjutkan perjalanan hati yang
terlarang ini . menjadi orang yang dicintai oleh seorang lelaki yang tidak
sendiri. Gundah terkadang melanda . bimbang terkadang menyerang . dan begitu
egoisnya hati ini , sehingga harus mengorbankan perasaan wanita lain.
Meminta penjelasan atas semua perhatian yang diberikan, berharap
kepastian kelanjutan hati ini ,agar dapat memiliki seutuhnya . namun , begitu
kejamnya diriku yang tak pernah mau memikirkan perasaan wanita lain yang jga
berada disisinya . memaksakan keadaan untuk memilih, walau seharusnya bisa saja
aku mengundurkan diri , karna sejatinya aku buakan siapa-siapa.
to be continued ....